Showing posts with label Sains. Show all posts
Showing posts with label Sains. Show all posts

Monday, August 1, 2011

Penyimpan Energi berupa Sehelai Kertas


Gambar di atas: Neelam Singh, mahasiswa pascasarjana Rice University sedang memegang sebuah super kapasitor yang dibuat dari selembar grafit oksida. Panas dari pola yang dituliskan pada material dengan menggunakan laser, mengubah lembaran tersebut menjadi grafit oksida yang tereduksi yang secara elektrik bersifat konduktif.

Mengubah grafit oksida(GO) menjad superkapasitor yang siap pakai adalah hal yang mudah setelah sebuah laboratorium di Rice Unversity menemukan caranya.

Profesor dari Rice, Pulickel Ajayan dan timnya menemukan cara untuk mengubah lembaran GO menjadi superkapasitor siap pakai dengan menuliska pola pada lembaran tersebut dengan laser. Para ilmuwan sendiri sudah mengetahui bahwa panas dari laser dapat mengubah GO yang merupakan bentuk teroksidasi dari grafit, atau material hitam pada mata pensil yang dibuat dari karbon, menjadi Grafit Oksida terReduksi(RGO) yang secara elektrik bersifat konduktif. Dengan dengan menuliskan pola RGO pada lembaran tipis GO, peneliti dari Rice secara efektif mengubahnya menadi superkapasitor bebas dengan kemampuan untuk menyimpan dan melepas energy dengan siklus yang tinggi mencapai ribuan.

Thursday, July 28, 2011

CERN berhasil mengukur berat antimateri dengan akurasi tinggi


anti-proton yang terperangkap di atom helium

Dalam paper yang dipublikasikan hari ini dalam jurnal Nature hari ini , percobaan Japanese-European ASACUSA  yang dilakukan di CERN telah meraporkan hasil akurasi pengukuran massa dari terhadap anti-proton hingga seper-miliar. Presisi pengukuran terhadap massa anti proton ini merupakan awal jadi langkah penting untuk menyelidiki kecnderungan materi terhadap anti materi.
Pimpinan project ini, Hori Masaki menyatakan bahwa, hasil penelitian ini sangat memuaskan. Hal tersebut juga berarti pengukuran antiproton relative terhadap electron sudah mendekati akurasi pengukuran untuk proton.

Tablet Lenovo Baru dengan Android Netflix dan Windows 7


Walaupun saat-saat ini merupakan saat yang kurang bagus untuk meluncurkan produk tipe tablet, setelah laporan penjualan iPad yang luar biasa. Namun, Lenovo memutuskan untuk meluncurkan 3 produk terbarunya yang membidik pasar iPad.
Dua produk berbasis system operasi Google’s Android 3.1  dan menggunakan prosesor Nvidia Tegra 2 dual-core. Keduanya menggunakan touch screen berdiagonal 10,1 inchi dengan berbobot 1.65 pon.
Lenovo menyebut Tablet Android honeycomb pertama mereka sebagai “tersertifikasi untuk Netflix.” Fitur aplikasi video streaming sudah termasuk jadi satu dengan tablet yang juga menyediakan output HDMI untuk memainkan film dari Netflix dalam kualitas tinggi pada TV atau monitor lebar. Video Netflix juga memainkan layar dengan resolusi 1280x800 pada tablet.

Tuesday, July 26, 2011

Teknologi Touchscreen(Layar Sentuh)

Touchscreen membuat pengguna bisa berinteraksi dengan layar / visual display. terdapat tiga jenis teknologi touchscreen:1. Resistive: dua lapis material resistive diletakkan diatas layar kaca. ketika jari atau stylus, atau objek yang memberikan tekanan, ketika dua lapisan saling bersentuhan dan lokasi dari sentuhan bisa ditemukan. Touchscreen tipe resistive sangat hemat biaya, tapi hanya 75% dari cahaya yang diteruskan ke mata pengguna, dan sampai sekarang tidak dimungkinkan melakukan multitouch dengan resistive.

Monday, July 25, 2011

Meningkatkan Daya Simpan Energi pada Baterai.

Peneliti MIT telah menemukan cara untuk meningkatkan kepadatan energi pada jenis baterai yang disebut Baterai Lithium-Air atau (Lithium-Oksigen). yang menghasilkan sebuah alat yang berpotensi menyimpan beberapa kali lipat energi per pound nya dari pada baterai Litium-ion yang sekarang mendominasi pasar untuk alat  yang bisa diisi ulang dari jenis telepon seluler hingga mobil.

Para Engineer mengembangkan Material yang mempercepat telekomunikasi

pada ilustrasi di atas, cahaya menembus material yang secara khusus telah direkayasa tanpa meninggalkan bekas oleh Kocaman dan Wong. Material tersebut sebenarnya tidak lebih tebal dari seper seratus dari sehelai rambut.
Peneliti di Columbia Engineering School telah mendemonstrasikan bahwa cahaya, pada kondisi tertentu, bisa melewati sebuah material buatan tanpa meninggalkan bekas. teknologi tersebut akan banyak berguna pada berbagai jenis aplikasi pada militer hingga telekomunikasi.


Saturday, July 23, 2011

Penyinaran seberkas Cahaya pada Badan Gelap(Blackbody) pada Riset Energi

Seorang desainer metamaterial telah menunjukkan bahwa telah merekayasa radiasi yang telah dikeluarkan blackbody dengan efisiensi yang melebihi batasan alami yang biasanya tersebar pada sebuah temperatur material. hal tersebut telah dilaporkan oleh tim peneliti pada Physical Review Letters. 
ilustrasi di atas menunjukkan desain penyerap infrared dari metamaterial .
a. sudut pandang dari atas sebuah penyerap metamaterial satu pita(single-band).
b. skema penyerap dual-band.
c dan d. sudut pandang lain dari penyerap metamaterial single dan dual band